ZAMAN sekarang peran orangtua dalam mengasuh anak semakin berkurang. Mayoritas pasangan muda menitipkan anak-anaknya untuk diasuh oleh kakek dan neneknya, sementara mereka sibuk bekerja.
Fenomena ini dapat ditemui dengan mudah di wilayah perkotaan. Lantas, adakah dampak buruk menitipkan anak ke kakek dan neneknya untuk waktu yang lama?
Para ilmuwan memperingatkan, meninggalkan anak-anak dengan kakek dan neneknya bisa berdampak buruk bagi kesehatan, bahkan meningkatkan risiko kanker terhadap si kecil!
Secara umum, kakek dan nenek cenderung memanjakan cucu dengan memberikan makanan manis atau makanan lain yang tidak sehat. Mereka juga membiarkan cucunya untuk bermalas-malasan di rumah, bermain video game, dan menonton televisi ketimbang beraktivitas di luar rumah.
Para ilmuwan yang tergabung dalam Tim Glasgow menganalisis data dari 56 penelitian yang dilakukan di 18 negara, menemukan informasi tentang pengaruh kakek dan nenek pada cucu mereka. Secara keseluruhan ditemukan dampak buruk terhadap pengasuhan meskipun bermakna baik. Dalam beberapa kasus, para kakek dan nenek akan memberikan penghargaan berupa permen dan mengabaikan risiko demi kebaikan sang cucu.
"Saat ini kakek nenek tidak berfokus pada pesan kesehatan masyarakat yang ditargetkan pada orangtua. Mungkin ini adalah sesuatu yang harus diubah mengingat peran penting yang dimainkan kakek nenek dalam kehidupan anak-anak," demikian kesimpulan dari hasil riset seperti dilansir dari Mirror, Kamis (16/11/2017).
(Baca Juga: CEO Ganteng Ini Akan Beri Uang Ratusan Juta pada Perempuan yang Luluhkan Hatinya)