Faktanya, beberapa jenis makanan seperti sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian dan protein merupakan nutrisi yang dibutuhkan ibu untuk menghasilkan ASI. Untuk mencukupi kebutuhan kalsium, ibu tidak harus minum susu karena sumber kalsium juga bisa didapatkan dari ikan teri, sayuran hijau dan kacang-kacangan. Jadi, jangan terlalu percaya mitos ibu menyusui yang satu ini.
4. Bayi yang minum ASI berisiko obesitas
Ini adalah salah satu mitos ibu menyusui yang paling banyak dipercaya. Penelitian justru membuktikan bahwa bayi yang mendapatkan ASI dapat mengontrol pola makannya dan asupan yang cukup untuk dirinya. Justru susu formula dan pengenalan makanan padat terlalu dini, serta tidak tercukupinya ASI dapat meningkatkan risiko obesitas di kemudian hari.
5. Jika ibu sedang sakit, maka harus berhenti memberikan ASI
Nah, kalau ibu sedang sakit, tubuh ibu menyusui akan mengasilkan antibodi untuk melawan kumannya. Antibodi ini juga terkandung dalam ASI sehingga akan memberikan perlindungan kepada bayi dari kuman dan bakteri. Maka saat bayi sakit, penanganan terbaik adalah tetap menyusui hingga tubuh bayi menghasilkan antibodi untuk melawan kumannya.
Sedangkan kalau ibu menyusui harus minum obat, ibu harus berkonsultasi dulu dengan dokter. Masalahnya, beberapa jenis obat yang dikonsumsi ibu menyusui bisa tercampur juga ke dalam ASI. Namun, tidak semua obat akan tercampur, kok. Makanya penting untuk selalu cek dulu ke dokter sebelum mengonsumsi obat apa pun saat hamil.