Dalam ayat tersebut dijelaskan, bahwa manusia selalu diajarkan untuk rendah hati, banyak bercermin, dan mengakui bahwa tak ada yang lebih dari dirinya selain Allah SWT, dan janganlah memuji diri sendiri. Mereka yang suka membangga-bangga diri hanya bisa menilai dirinya secara lahiriah, sementara batin mereka buta.
Baca Juga: Punya Penyakit Hati yang Sulit Disembuhkan, Alquran Obatnya!
Sebaliknya, bagi orang-orang yang sering dipuji orang lain sebaiknya tidak terbuai. Sebab pujian bisa jadi adalah ujian bagi diri kita untuk menjadi angkuh. Agar tidak terbuai pujian, sahabat Rsulullah SAW pernah memohon kepada Allah SWT,
Dari Adi bin Arthah –rahimahullah – (seorang ulama Tabi’in) beliau bercerita, “Dulu ada seorang sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang apabila dia dipuji mengucapkan,
“Ya Allah, jangan Engkau menghukumku disebabkan pujian yang dia ucapkan, ampunilah aku, atas kekurangan yang tidak mereka ketahui. Dan jadikan aku lebih baik daripada penilaian yang mereka berikan untukku.” (HR. Bukhari -Adabul Mufrad no. 761) Demikian dikutip dari berbagai sumber.
(Vien Dimyati)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.