Untuk penelitian ini, tim menggunakan MRI untuk mengamati hubungan antara aktivitas neurologis dan risiko obesitas. Dalam penelitian ini, periset mengamati kebiasaan anak obesitas dan anak yang langsing.
Saraf otak mendukung perhatian dan pengaturan untuk mengendalikan berat badannya. Pada kelompok anak remaja obesitas, berisiko mengalami penyakit kardiovaskular di masa mendatang.
Untuk mencegahnya, remaja harus mulai melakukan dan membiasakan gaya hidup sehat. Apalagi saat ini, semakin banyak restoran junk food yang tersebar di dekat tempat tinggalnya.
Dengan mudahnya mereka membeli dan mengonsumsinya dengan mudah. Akhirnya, mereka jadi kecanduan makan junk food setiap saat mereka inginkan.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.