Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

FOOD STORY: Sayur Asem Betawi, Lahir Sejak Zaman Penjajahan Belanda di Batavia

Tentry Yudvi , Jurnalis-Selasa, 22 Agustus 2017 |16:22 WIB
FOOD STORY: Sayur Asem Betawi, Lahir Sejak Zaman Penjajahan Belanda di Batavia
Sayur asem betawi (Foto:Tentry)
A
A
A

RESEP NENEK: 3 Pilihan Bumbu untuk Masak Cumi, Udang dan Kerang Dara biar Enggak Bosan Makan Seafood

Untuk itu, dibandingkan sayur asem dari daerah lain, sayur asem di Betawi memiliki topping yang banyak. Arie menjelaskan sayur asem khas Betawi dari dulu memiliki ciri khas dari beragamnya kacang. Dari mulai kacang tanah yang masih dibungkus kulitnya, hingga jagung manis.

"Dari banyaknya sayur asem di Indonesia, sayur asem Betawi usianya cukup lama. Dari sayur asem itu kemudian berkembang menjadi sayur lodeh hanya saja sayur lodeh menggunakan santan," tukasnya.

Sayur asem betawi juga memiliki kuah bening dengan rasa gurih dan adanya asem kandis. Asem kandis ini membuat rasa sayur asem menjadi lebih terasa nikmat dan begitu segar ketika disantap.

Jika dibandingkan dengan sayur asem khas Jawa sungguh berbeda. Mereka menggunakan asem jawa sebagai bahan utamanya. Arie mengungkapkan, jika sayur asem di Jawa khususnya kawasan Pesisir kuahnya tidak bening, melainkan merah. Dan, di Jawa menu pendampingnya adalah ikan goreng.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement