KEBERAGAMAN suku di Indonesia tak hanya diwakilkan dari budayanya saja, melainkan juga bisa dirasakan dari santapan sayur asemnya. Sebab, kreasi sayur asem bisa berbeda-beda di setiap daerahnya.
Sayur asem juga menjadi salah satu bentuk peninggalan sejarah. Kondisi Batavia- sebutan Jakarta zaman dulu- ketika Pemerintah Kolonial Belanda menguras kekayaan alam Indonesia, di Betawi yang tumbuh subur pohon asem, disitulah awal munculnya seporsi kelezatan yang dinamakan sayur asem. Bahan utamanya tentu tidak luput adalah buah asem itu sendiri.
"Karena dulunya sayur asem ini terbuat dari bahan-bahan yang ada . Kebetulan daerah Jakarta ini banyak pohon asem dan bahan seperti labu siam," jelas Arie Parikesit, pakar kuliner tradisional yang ditemui dalam acara Menikmati Mahakarya Indonesia Khas Betawi di Santap Mantap Day 2017.
BACA JUGA: