Makanan ini merupakan salah satu kuliner tradisional khas Korea Utara. Dalam bahasa Korea, mereka menyebutnya naengmyeon. Saking uniknya, ada sebuah lagu khusus tentang kudapan tersebut, "Naengmyeon, naengmyeon, Pyognyang naengmyeon!".
"Menurut beberapa sumber, lagu tersebut merupakan salah satu bentuk propaganda agar masyarakat Korea Utara bangga dengan produk makanannya dan menunjukkan keamanan dalam makanan," tutur Simon.
Naengmyeon sendiri terbuat dari gandum yang disajikan dengan kuah kaldu dingin, telur rebus kering, beberapa potong daging, dan sambal cabai. Meski tampilannya tidak menarik (berwarna hitam), Simon menyebut hidangan ini ternyata memiliki rasa yang lezat.
Sebagai saudara Korea Utara dan Korea Selatan tentu memiliki kuliner yang sama. Keduanya sama-sama memiliki kimchi, kuliner yang kini berhasil melanglang buana karena dianggap sebagai makanan sehat.
Sebagian besar penduduk Korea Utara, sangat menggemari hidangan ini. Apalagi jika diolah mengggunakan bahan dasar kubis dan bumbu cabai yang sangat pedas. Kimchi bahkan telah diakui PBB sebagai salah satu warisan budaya negara tersebut.