Delzell mengatakan, bakteri ini mencetuskan 5 persen infeksi saluran kemih dalam kehamilan. Untuk menyembuhkannya memang diperlukan pengobatan antibiotik sesegera mungkin.
Bila gejala berlanjut, infeksi dapat berkomplikasi sebagai pielonefritis. Kondisi ini terjadi ketika Infeksi mulai memengaruhi kandung kemih dan ginjal bumil. Sekira 50 persen wanita dengan ISK mengembangkan pielonefritis. Tahapan ini ditandai dengan demam, nyeri pinggang, dan menggigil.
Bahaya infeksi saluran kemih ini bisa berdampak pada janin. Ketika ibu memiliki infeksi saluran kemih dan tidak diobati, akan menghambat pertumbuhan si kecil dalam janin. Bahkan, bayi bisa mengalami pneumonia atau terinfeksi bakteri streptokokus kelompok B ketika ia lahir.
Agar ibu hamil terhindari dari bahaya infeksi saluran kemih, cobalah minum air putih delapan gelas setiap hari. Jangan menahan buang air kecil, terutama sebelum dan sesudah berhubungan seks. Demikian dilansir dari Livestrong, Kamis (2/2/2017).
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.