Aktivitas Turis di Hoi An
Sebagai salah satu destinasi wisata utama di Vietnam bagian tengah, Hoi An menawarkan banyak hal ke turis. Apabila anda pecinta sejarah dan arsitektur maka Anda akan mudah jatuh cinta dengan kota kecil ini.
Di Hoi An ada banyak rumah, ruko, museum hingga jembatan yang memiliki gaya campuran Tiongkok, Jepang dan Vietnam. Suasana kota Hoi An akan menjadi indah terutama saat malam. Nyala terang lampion yang digantung di depan masing – masing rumah dan toko hingga di tengah jalan menjadikan suanana romantis. Malam hari memang merupakan saat yang paling pas untuk menikmati Hoi An.
Salah satu landmark Hoi An yang wajib dikunjungi adalah Japanese covered bridge (jembatan tertutup Jepang). Jembatan yang menghubungkan jalan Thran Phu dengan jalan Nguyen Thi Minh Khai ini dibangun pada tahun 1590-an oleh komunitas Jepang di Hoi An dengan tujuan menghubungkan para pedagang Jepang dengan tempat tinggal orang Tiongkok di seberang sungai.
Di ujung jembatan, terdapat 2 patung yakni patung anjing dan monyet yang merupakan simbol kesucian dalam budaya Jepang.
Saat tiba di tepi sungai, cobalah menikmati suasana Hoi An dengan menaiki perahu tradisional. Harganya cukup murah, yakni IDR 30.000 untuk berperahu selama 30 menit. Uniknya, perahu tradisional ini kebanyakan didayung oleh bibi-bibi separuh baya yang ternyata sangat kuat tenaganya.
Saat berperahu anda juga akan mendengar alunan musik tradisional dilagukan oleh para seniman lokal yang pentas di pinggir sungai. Pengalaman ini sungguh otentik dan priceless.
Tak lengkap rasanya berwisata tanpa mencicipi kuliner lokal. Di kedua sisi sungai berjejeran restoran dan kedai makan yang bisa anda pilih sesuai selera. Salah satu menu yang layak dicoba di Hoi An adalah bebeknya, baik bebek panggang atau asam manis. Selain restoran, ada banyak bar, butik, toko dan spa juga disini. Kalau anda pegal, tak ada salahnya mencoba pijat refleksi di spa karena tarifnya termasuk murah yakni hanya IDR 120.000 saja.
Ingin mencari oleh-oleh atau mencari suvenir untuk Anda sendiri? Kalau begitu jangan lupa mengunjungi Hoi An night market. Disini berjejer kios – kios penjual lampion, pakaian, peralatan makan, hingga jajanan. Satu rekomendasi suvenir yang patut dibeli adalah lampion.
Terbuat dari kain dan berbentuk unik dalam berbagai ukuran, lampion dijual dengan harga yang sangat miring, yaitu IDR 18.000 untuk lampion ukuran sedang dan IDR 6000 untuk lampion ukuran kecil. Harga ini sangatlah murah apabila dibandingan dengan suvenir yang dijual di Pasar Ben Thanh, Ho Chi Minh City.
Satu lagi daya tarik Hoi An, hotel disini sangat ramah kantong. Biaya menginap semalam di hotel hanya IDR 250.000 dan sudah termasuk dengan sarapan. Hmm di Indonesia saja gak semurah ini kan. Tertarik ke Hoi An? Segera booking tiket dan penginapan saja.
Hoi An cocok dikunjungi kapan saja, karena Vietnam termasuk negara tropis seperti Indonesia sehingga kita mudah menyesuaikan cuaca, suhu dan jenis pakaian yang akan dikenakan.
(Fiddy Anggriawan )