Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diet Mediterania Bisa Cegah Anda dari Risiko Penyakit Mematikan

Maria Amanda Inkiriwang , Jurnalis-Senin, 09 Januari 2017 |15:03 WIB
Diet Mediterania Bisa Cegah Anda dari Risiko Penyakit Mematikan
Diet mediterania (Foto: Ilustrasi)
A
A
A

SEMUA orang di dunia ini menginginkan kondisi tubuh yang sehat dan juga langsing. Diet Mediterania bisa menjadi salah satu solusinya.

Akhir-akhir ini, diet Mediterania disebut dapat mencegah terjadinya penyusutan otak bagi manula (manusia lanjut usia). Namun, diet asal Eropa Selatan ini memiliki manfaat lainnya, di antaranya menurunkan risiko penyakit kronis.

Studi dari Universitas Zhejiang dan Universitas Zhengzhou di China mengatakan lebih dari satu juta orang dari sembilan negara mempraktikkan metode diet ini. Diet Mediterania mampu menurunkan 10 persen penurunan risiko jantung koroner, 12 persen penurunan risiko stroke, dan 26 persen menurunkan risiko diabetes tipe 2, dibandingkan mereka yang sesekali menjalani diet Mediterania.

Setiap asupan tambahan 100 mg magnesium dalam diet per harinya, juga memungkinkan penurunan gagal jantung sebesar 22 persen, stroke hingga 7 persen, dan diabetes tipe 2 sebesar 19 persen. Asupan ini juga dapat menurunkan risiko penyebab kematian sebesar 10 persen.

"Rendahnya tingkat magnesium dalam tubuh telah dikaitkan dengan berbagai penyakit, tetapi tidak ada bukti konklusif yang terkait antara diet magnesium dan risiko kesehatan," kata Fudi Wang, penulis utama dari School of Public Health di Universitas Zhejiang.

Wang menambahkan, meta analisis dalam studi tersebut memiliki bukti terbaru adanya hubungan penting antara magnesium untuk mengurangi risiko penyakit.

Ia merekomendasikan asupan magnesium yang perlu dipenuhi pria sekira 300 mg per hari dan 270 mg untuk wanita. Namun, kekurangan magnesium secara umum biasanya mencapai 2,5 persen dan 15 persen dari jumlah keseluruhan.

Magnesium sangat penting bagi kesehatan karena memainkan peran penting lebih dari 300 fungsi biologis. Fungsi magnesium di antaranya, membantu metabolisme glukosa, sintesis DNA dan produksi protein, menjaga detak jantung stabil. Tak hanya itu, magnesium mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memperkuat tulang, serta meningkatkan fungsi otot dan saraf.

Magnesium pada diet Mediterania ditemukan dalam sayuran berdaun hijau, biji-bijian, kacang-kacangan, ikan salmon, cokelat hitam, dan ikan salmon.

Analisis ini melibatkan 40 studi epidemologi dalam jangka waktu 17 tahun. Hasil penelitian ini tidak terlepas dari pengaruh faktor biologis, maupun gaya hidup. Penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah BMC Medicine. Demikian diberitakan Olive Oil Times, Senin (9/1/2017).

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement