Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Peredaran Vaksin Palsu, Peristiwa yang Gegerkan Dunia Kesehatan Indonesia di 2016

Helmi Ade Saputra/Dewi Kania , Jurnalis-Minggu, 01 Januari 2017 |16:34 WIB
Peredaran Vaksin Palsu, Peristiwa yang Gegerkan Dunia Kesehatan Indonesia di 2016
Vaksin palsu gegerkan dunia kesehatan Indonesia (Foto: Celiac)
A
A
A

Menkes beberkan faskes yang terlibat vaksin palsu

Tidak lama kemudian, Menteri Kesehatan RI Prof Nila F Moeloek dipanggil oleh DPR. Dalam pertemuan itu, Menkes membeberkan daftar nama rumah sakit, klinik dan bidan penerima vaksin palsu. Pun, dia membeberkan sembilan provinsi yang menjadi sasaran peredaran vaksin palsu.

(Foto: Antara)

Ada 14 rumah sakit swasta dan delapan klinik bidan yang diungkap menjadi pengguna vaksin palsu. Berikut daftar rumah sakit penerima vaksin palsu:

1. RS Dr Sander Batuna, Cikarang Utara, Bekasi

2. RS Bhakti Husada, Cikarang Utara, Bekasi

3. RS Sentra Medika, Cikarang, Bekasi

4. RSIA Puspa Husada, Tambun Selatan, Bekasi

5. RS Karya Medika, Cikarang Barat, Bekasi

6. RS Kartika Husada, Jatiasih, Bekasi

7. RSIA Sayang Bunda, Pondok Ungu Permai, Bekasi

8. RSU Multazam Medika, Tambun Selatan, Bekasi

9. RS Permata Bekasi

10. RSIA Gizar, Cikarang Selatan, Bekasi

11. RS St Elisabeth, Bojong Rawalumbu, Bekasi

12. RS Hosana Medica Lippo Cikarang 13. RS Hosana Medica Bekasi

14. RS Harapan Bunda, Ciaracas, Jakarta Timur

Selain rumah sakit, nama-nama bidan penerima vaksin palsu juga diumumkan. Berikut daftarnya:

1. Bidan Lia, Kp. Pelaukan Sukatani, Kabupaten Cikarang

2. Bidan Lilik, Perum Graha Melasti, Tambun, Bekasi

3. Bidan Klinik Tabina, Perum Sukaraya, Sukatani Cikarang, Kabupaten Bekasi

4. Bidan Iis, Perum Seroja, Bekasi

5. Klinik Dafa Dr. Baginda, Cikarang

6. Bidan Mega, Puri Cikarang Makmur, Sukaresmi

7. Bidan M Elly Novita, Ciracas, Jakarta Timur

8. Klinik dr Ade Kurniawan, Rawa Belong, Slipi, Jakarta Barat.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement