Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

TAHUN BARU 2017: 4 Rekomendasi Coffee Shop untuk Rayakan Pergantian Tahun sambil Seruput Kopi

Devi Setya Lestari-Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Sabtu, 31 Desember 2016 |14:05 WIB
TAHUN BARU 2017: 4 Rekomendasi <i>Coffee Shop</i> untuk Rayakan Pergantian Tahun sambil Seruput Kopi
Kopi dan snack (Foto: Walpaper)
A
A
A

Nikmati lebih dari 20 varian kopi lokal asli Indonesia di Gerilya Coffee & Roastery

Perkembangan coffee shop di Indonesia berkembang dan menjamur sangat cepat, apalagi beberapa tahun belakangan. Semakin banyak coffee shop yang berlomba menghadirkan kopi berkualitas. Pecinta kopi lokal kini bisa mencicipi puluhan kopi lokal di satu coffee shop.

Tepatnya di Gerilya Coffee & Roastery, Cilandak Jakarta Selatan, pecinta kopi akan dimanjakan dengan sederet pilihan menu kopi lokal dari Sabang hingga Merauke. Gemawan Wahyadhiatmika, pemilik yang juga sekaligus pecinta kopi mengatakan ada sekitar 22 jenis kopi dengan cita rasa dan karakter yang berbeda.

 

“Kita sampai saat ini kurang lebih ada 22 varian kopi arabika. Mungkin saja bertambah karena tergantung musim panen jenis kopinya,” kata pria yang akrab disapa Gerry ini saat ditemui Okezone beberapa waktu lalu.

Beberapa kopi yang jadi andalan adalah arabika minang solok radjo, limau cirago, gunung kerinci, bali kintamani, aceh gayo, toraja, mandheling, Malabar dan lain sebagainya. Untuk menjamin kualitasnya, kopi di-roasting sendiri di tempat ini sehingga prosesnya bisa dipantau 100 persen.

Okezone berkesempatan mencicipi dua jenis kopi yang disajikan yakni arabika minang solok radjo dan arabika Malabar honey. Kopi minang solok radjo yang diolah dengan teknik manual brewing menggunakan alat V60 menghasilkan kopi dengan body tidak terlalu pekat, aroma yang dihasilkan harum khas namun cukup strong, sementara untuk rasanya kopi ini termasuk yang memiliki karakter rasa asam lemony, berempah dan chocolaty. Kopi ini cocok untuk pecinta kopi pemula ataupun kaum hawa karena tidak terlalu strong baik dari rasa asam maupun pahitnya.

 

Kopi kedua adalah arabika Malabar honey yang diolah dengan teknik sama yakni manual brewing dengan alat V60. Kopi asal Jawa Barat ini punya rasa yang juga light namun memiliki karakter yang beda. Kopi ini tidak terasa terlalu asam, pun demikian pahitnya yang hanya muncul tipis di pangkal lidah. Kopi Malabar honey ini adalah kopi yang cukup populer dan jadi favorit banyak orang baik pecinta kopi maupun penikmat kopi pemula.

Puas menyesap kopi, tak lengkap rasanya jika tidak sambil menikmati menu makanan. Coffee shop ini juga menyajikan sederet menu makanan seperti pasta, pizza, tom yam, berbagai cake seperti cupcakes, banana cake dan carrot cake.

Meski berlabel coffee shop, makanan yang disajikan juga tidak main-main karena rasanya lezat. Okezone mencicipi pasta prawn agli olio yang pedas gurih dan terasa kuat taburan keju parmensannya. Selain ini tom yam yang disajikan juga segar, dengan rasa asam dan pedas yang pas menjadikan paduan keduanya nikmat. Belum lagi isian seafood segarnya antara lain udang, cumi dan ikan tanpa tulang. Mantap.

 

Coffee shop yang buka sejak Juni 2016 ini terdiri dari 3 lantai yakni area bawah yang terdiri dari area bar, lantai dua yang terkesan homy dan cozy serta area lantai 4 yang merupakan area outdoor sekaligus rooftop. Dari lantai paling atas ini pengunjung bisa menikmati suasana Jakarta malam yang mempesona dengan kerlap-kerlip lampunya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement