Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Dia Cara Unik Pontianak Gaet Wisatawan Lebih Banyak

Dina Prihatini , Jurnalis-Senin, 10 Oktober 2016 |18:25 WIB
Ini Dia Cara Unik Pontianak Gaet Wisatawan Lebih Banyak
Cara unik Pontianak gaet wisatawan lebih banyak (Foto: Dina Prihatini/Okezone)
A
A
A

Dengan membantu mereka untuk isbat nikah hingga memiliki buku nikah, maka anak-anak mereka akan lebih mudah untuk memiliki akta lahir. “Kalau mereka nikah dan tidak memiliki buku nikah, akta lahir anak sulit untuk dikeluarkan. Itulah kenapa banyak anak yang tidak punya akta kelahiran. Kalau pun akta lahirnya bisa diterbitkan namun hanya tercantum nama ibu, sedangkan nama bapaknya tidak karena orang tua mereka tidak memiliki bukti sah dokumen pernikahan yakni buku nikah,” bebernya.

Sebagaimana tema Harjad Kota Pontianak ke-245 ‘Bikin Pontianak Bangge’, ia mengajak seluruh masyarakat Pontianak melakukan kegiatan-kegiatan yang membuat Pontianak bangga. Sebagai warga Pontianak, kata Sutarmidji, sudah semestinya merasa bangga karena kota ini memiliki berbagai prestasi dalam tata kelola pemerintahan dan sikap masyarakatnya dalam merespon percepatan pembangunan. “Itu tidak ada di daerah lain sehingga perspektif-perspektif yang ada di Kota Pontianak ini dijadikan contoh oleh daerah-daerah lain. Inilah yang membuat Pontianak lebih dikenal, Pontianak disegani,” tukasnya.

Orang nomor satu di Kota Pontianak ini optimis, satu waktu, Pontianak bisa menjadi kota tertib dalam tatanan hukum. Sebab, tidak sedikit kebijakan-kebijakan yang dicanangkan pemerintah pusat, Pemkot Pontianak selangkah lebih dulu melakukannya. Sebut saja reformasi hukum yang dicanangkan pusat, Pemkot sudah lebih dulu. Reformasi perizinan, Pemkot sudah lebih dulu dengan memangkas 99 jenis izin menjadi hanya 17 perizinan. Dwelling time pelabuhan,di Pontianak sudah menerapkan percepatan itu dan bahkan masuk dalam Top 35 Inovasi Pelayanan Publik. Tim Pengendali Inflasi, di Pontianak dua kali berturut-turut sebagai kota yang mampu mengendalikan inflasi dengan konsep dan teori yang diterapkan. Pontianak juga menjadi pelopor dalam inovasi hingga dinobatkan sebagai kota dengan inovasi terbaik se-Indonesia oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI. “Sehingga apa yang dilakukan masyarakat Pontianak itu yang membuat Pontianak bangga,” imbuh Sutarmidji.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Pontianak, Hilfira Hamid, menjelaskan, Festival Arakan Pengantin ini merupakan upaya pelestarian adat istiadat yang menjadi tradisi dalam pernikahan khususnya pengantin Melayu Pontianak di tengah modernisasi. Sejatinya, arak-arakan pengantin itu adalah mengantar mempelai pria menuju ke rumah mempelai perempuan. "Karena ini bentuknya festival, sehingga kita ikutsertakan mempelai perempuannya dalam arakan pengantin supaya lebih menarik," imbuhnya.

Dalam arak-arakan ini juga menyertakan kedua mempelai pengantin, orang tua dari kedua belah mempelai, pengiring-pengiringnya dilengkapi dengan barang-barang hantaran serta diiringi alunan musik baik itu berupa tar maupun tanjidor.

Adapun pengantin laki-laki mengenakan pakaian telok belanga, sedangkan perempuannya mengenakan baju kurung.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement