SEBAGAI negara dengan penduduk mayoritas Muslim, Indonesia tak hanya bisa menjadi konsumen industri halal, namun juga produsen. Seperti diketahui, saat ini sejumlah negara tak hanya mayoritas penduduk Muslim, mulai berlomba untuk menarik devisa dengan menawarkan gaya hidup halal. Pariwisata halal memiliki arti ramah terhadap kalangan Muslim, mulai dengan menyediakan makanan yang terjamin kehalalannya, hingga fasilitas untuk menjalankan ibadah sehari-hari.
Selain pariwisata dan makanan, sektor lain yang termasuk dalam gaya hidup halal adalah fesyen (busana). Sandang (pakaian) merupakan item yang selalu melekat digunakan oleh setiap orang, baik pria dan wanita. Apalagi pakaian atau busana memang menjadi salah satu bagian dari gaya hidup yang kian mengalami perkembangan.
Namun, tak banyak yang tahu jika ada yang dikenal dengan halal fesyen. Lantas, seperti apa yang dimaksud halal fesyen?
Menurut desainer busana Muslim Irna Mutiara, halal yang dimaksud dalam fesyem adalah sesuai dengan kaidah busana muslim. Di mana tidak membentuk tubuh dan tidak transparan.