Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kasus Kanker Tinggi, Dokter Onkologi Hanya Terpusat di Pulau Jawa

Dewi Kania , Jurnalis-Rabu, 07 September 2016 |18:16 WIB
Kasus Kanker Tinggi, Dokter Onkologi Hanya Terpusat di Pulau Jawa
Ilustrasi (Foto: Howtobecome)
A
A
A

PASIEN kanker yang tinggal tidak tinggal di Pulau Jawa sering mengeluh sulit menemukan dokter bedah ahlinya. Akibatnya pengobatan mereka menjadi terlambat ditangani.

Benar saja, ternyata dari sekian banyak dokter ahli kanker di Indonesia, banyak yang tugas di Pulau Jawa. Hal ini diungkapkan Ketua Komite Penanggulangan Kanker Nasional Dr dr Sonar Panigoro SPB(K) ONK MEpid.

"Dokter onkologi ngumpulnya cuma di Pulau Jawa. Makanya, dari sisi kesulitan dokter, 30 persen pasien kanker terlambat ditangani," kata dr Sonar saat ditemui di RSK Gatot Subroto, kawasan Senen, Jakarta Pusat, Rabu (7/9/2016).

Begitu pula, tidak semua rumah sakit tipe A menyediakan spesialis onkologi atau dikenal dengan bedah kanker. Sehingga, membuat pasien harus dirujuk berkali-kali dan semakin menghambat penyembuhannya.

Dia menambahkan, jumlah penderita kanker memang lebih sedikit daripada jantung dan gagal ginjal. Tapi biaya pengobatan nilainya jauh lebih besar per orangnya.

"Susahnya kalau pasien datang ke dokter dalam keadaan lanjut. Biaya pengobatannya jadi makin tinggi," tambahnya.

Pada kesempatan itu, dr Sonar juga membeberkan jumlah ahli onkologi di Indonesia. Berikut ini daftarnya yang dirangkum Okezone.

- Onkologi bedah: 120 orang

- Onkologi medik: 90 orang

- Onkologi radiasi: 50

- Onkologi ginekologi 70 orang

- Onkologi anak: 30 orang

- Patologi anatomi: 360 orang

- Bedah digestif: 100

- Urologi: 250 orang

- Radiologi: 1.100 orang

- Spesialis paru 700 orang

Mirisnya, di Indonesia prevalensi penyakit kanker cukup tinggi. Berdasarkan Riskesdas 2013, pravelensi kanker sebesar 1,4 per 1.000 penduduk atau sekira 347.000.

Sementara, kanker payudara adalah jenis kanker dengan kasus tertinggi di Indonesia. Penyakit ini menjadi penyebab tingginya angka kematian di Tanah Air, yaitu 21,5 per 100.000 penduduk.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement