JAKARTA - Perjalanan darat merupakan cara yang sangat diminati oleh para pemudik. Di samping dapat menyesuaikan waktu keberangkatan sendiri jika naik kendaraan pribadi, mudik dengan perjalanan darat juga menawarkan harga tiket kendaraan umum yang terbilang murah serta ketersediaan armada yang sangat banyak.
Namun demikian, mudik dengan perjalanan darat ini merupakan cara mudik yang paling banyak menimbulkan risiko penyakit.
Beberapa hal yang dikaitkan dengan risiko penyakit melalui perjalanan darat, antara lain:
• Terpapar polusi udara
Mudik dengan perjalanan darat sering kali dihalangi oleh kemacetan. Saat macet, pemudik akan lebih rentan terpapar polusi asap kendaraan dan debu sehingga infeksi saluran pernapasan akut – seperti batuk dan pilek – menjadi penyakit yang rentan terjadi bagi para pemudik.
• Mabuk perjalanan
Mabuk perjalanan dalam dunia medis disebut dengan motion-sickness. Berbagai gejala mabuk perjalanan terjadi karena adanya ketidakselarasan kerja sistem penglihatan, sistem keseimbangan dan sistem raba-sentuh dalam tubuh kita. Beberapa gejala yang paling sering terjadi adalah mual, muntah, pusing berputar dan perasaan tidak nyaman.
• Terpapar infeksi bakteri atau virus