Kendati membenaran, kata Juanda, para perajin sempat memperoleh bantuan dari pemerintah. Tapi bantuan dari pemerintah melalui Diskoperindag Kota Sukabumi, relatif masih jauh dari harapan.
“Bantuan KUR maksimal hanya Rp. 20 juta, sementara kebutuhan mencapai dua kali lipat. Kami mengajukan bantuan permodalan dengan jumlah yang lebih besar kepada perbankan tapi dengan agunan,” katanya.
Lurah Babakan, Kecamatan Cibeureum, Yudi Yuliadi mengatakan, akan segera membantu kesulitan warga. Tidak hanya akan memibta bantuan dari pemerintah daerah melalui kucuran kredit KUR, tetai akan mendorong terobosan melalui berbagai perbankan lainnya.
“Kami berusaha membantu apa yang menjadi kendala masyarakat terutama para pelaku perajing kue simping. Termasu mencona memfasilitasi para perajin untuk memperoleh modal usaha,” ujarnya.
(Amril Amarullah (Okezone))
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.