Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Eksistensi Kue Simping Terancam Tinggal Kenangan

Eksistensi Kue Simping Terancam Tinggal Kenangan
Kue simping renyah dan gurih (foto: farlys.com)
A
A
A

SUKABUMI - Puluhan perajin kue simping Kota Sukabumi, kini terancam tinggal kenangan. Ancaman tinggal nama, seiring puluhan perajin makanan ringan renyah di Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi kesulitan untuk mengembangkan usahannya.

Para pengusaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terbentur ketidaksedian modal untuk melanjutkan aktiviasnya. Begitupun kenaikan harga bahan pokok yakni tepung terigu kini menyulitkan para perajin mempertahannkan keberadaan kue simping.

Apalagi memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), keberadaan kue simping dikhawatiran punah. Kue simping terancam tergerus kehadiran makanan siap saji di sejumlah supermarket dan pusat perbelanjaan lainnya.

Padahal makanan renyah itu, sudah cukup lama menjadi salah satu ikon makanan khas Kota Sukabumi. Terutama para wisatawan selalu mencari kue simping untuk oleh-oleh disejumlah tempat perbelanjaan dan kios makanan.

“Selain kue mochi, simping menjadi makanan andalan para perajin rumahan di Kota Sukabumi. Tapi seiring waktu, perajin simping kini terancam bangkrut. Sehingga lambat laun kue simping hanya tinggal kenangan,” kata salah satu pelaku usaha kue Simping, Kelurahan Babakan, Juanda, dikutip PR Online, Rabu (10/2/2016).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement