Bukan benar-benar jualan yang identik pembeli membayar dengan uang. Pada prosesi pernikahan, tamu undangan membayar segelas es dawet dengan duit-duitan, yaitu kepingan yang terbuat dari tanah liat.
Dalam prosesi siraman di kediaman calon mempelai wanita, Selvi Ananda, ritual jual dawet diawali dengan orangtua Selvi Ananda yang berjalan menuju gerobak dawet di halaman rumahnya. Setelah itu, ibunda Selvi Ananda menuangkan dawet dalam gelas untuk disuguhkan kepada Didit Supriyadi, sang suami.
Didit Supriyadi pun langsung menerima pemberian segelas dawet dari Partini. Ia langsung meminum dawet pemberian Partini sampai habis.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.