MINUMAN khas asal Betawi bir pletok memiliki warna merah yang mencolok. Tahukah Anda warna merah dalam bir pletok bukanlah dari pewarna buatan melainkan berasal dari kayu secang.
Kayu secang memang sudah lama dimanfaatkan masyarakat Indonesia sebagai bahan pewarna alami yang menghasilkan warna merah, salah satunya untuk bir pletok. Ani, pembuat bir pletok yang juga pemilik Warung None di area Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2015 mengatakan, semua bahan yang digunakan dalam bir pletok adalah bahan alami termasuk juga pewarna merahnya.
“Biar warnanya merah, saya pakai kayu secang. Kayu alami ini kalau direbus bisa menghasilkan warna merah. Semakin lama direbus maka warnanya semakin pekat tetapi aman dikonsumsi karena berasal dari bahan alami,” kata Ani menjelaskan.
Ani mengatakan setiap bir pletok memiliki warna merah namun tidak jarang warna merahnya berbeda-beda, hal ini dipengaruhi oleh jumlah kayu secang yang digunakan. “Kalau warna merahnya pekat itu berarti pakai secangnya lumayan banyak tapi kalau merahnya muda atau tidak pekat berarti secangnya sedikit. Makanya enggak bisa bikin bir pletok dengan warna yang benar-benar sama persis,” tambah Ani.
Kualitas kayu secang juga memengaruhi warna merah yang dihasilkan. Karena alasan bahan alami, maka wajar saja jika warna bir pletok terkadang berbeda di setiap tempat.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.