SELAIN ramen dan udon, soba juga merupakan sajian mi khas Jepang yang tak kalah populer. Meski sama-sama disebut mi, tapi sebenarnya soba punya karakteristik yang jelas berbeda.
Mi soba punya bentuk panjang, pipih dan cenderung lebih kecil. Warnanya juga coklat muda karena terbuat dari bubuk buah soba dan campuran buckwheat, yakni sejenis gandum yang mengandung asam amino dan flavonoids serta nutrisi lebih banyak dibandingkan tepung terigu.
Di negara asalnya, mi soba mudah ditemui sebagai makanan pinggir jalan. Mi soba ini juga kerap menjadi pilihan bersantap masyarakatnya jika dalam keadaan buru-buru.
"Kalau di Jepang orang-orang suka beli mi soba karena praktis dan mudah. Biasanya mereka (masyarakat Jepang-red) yang sibuk bisa-bisa makan soba sambil berdiri karena enggak sempat makan di restoran," jelas Kazutaka Sainoki, Director Overseas Operation Department, di Plaza Senayan, Jakarta, Selasa 19 Mei 2015.
Karena bentuk soba yang panjang serta menyerupai merupakan sajian mi. Kata Sainoki, masyarakat Jepang juga menganggap soba merupakan salah satu makanan yang melambangkan keberuntungan seperti sajian mi lainnya.
Tak ayal di momen istimewa seperti di malam pergantian tahun. Soba juga kerap disantap sebagai lambang umur panjang dan keberuntungan yang kekal.
Ada dua cara menikmati soba, yakni dalam keadaan panas dan juga dingin. Tentu ada perbedaan dari keduanya, yakni pada campuran saus atau kuah pelengkap saat menikmatinya.
"Dashi adalah pelengkap saat menikmati soba. Kuah ini terbuat dari kaldu dan sebagai unsur utama dalam sajian soba," tambah dia.
Selain itu, tersedia juga wasabi, dan potongan daun bawang serta tempura seafood atau tempura dari sayur dan umbi sebagai pelengkap sajian. Sainoki menambahkan, menyantap mi soba punya keunikan sendiri yang berbeda dengan sajian mi lainnya, yakni soba dinikmati untuk merasakan cita rasa asli dari mi soba-nya.
"Kalau ramen dan udon kan dinikmati bersama kuah kaldu dan yang jadi pelezatnya adalah kaldu tersebut. Kalau soba memang untuk dirasakan kelezatan dari mi soba itu sendiri bukan karena kuah atau pelengkap lainnya," pungkasnya.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.