Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Begini Proses Ngaben di Bali

Bramantyo , Jurnalis-Selasa, 12 Mei 2015 |08:11 WIB
Begini Proses Ngaben di Bali
Begini proses Ngaben di Bali (Foto: Otaksiput)
A
A
A

Sedangkan kalangan berkasta dibawah dua kasta tertinggi tersebut, tidak diperbolehkan melakukan Ngaben diatas panggung yang terbuat dari batu.

Meskipun kalangan berkasta rendah tersebut lebih kaya atau telah menjadi seorang pejabat dibandingkan berkasta tinggi, namun tetap saja tidak diperbolehkan melakukan Ngaben di panggung terbuat dari batu.

Anda jangan kaget bila tidak ada papan pengumuman yang menerangkan selain berkasta Brahmana atau Kesatria diareal tersebut, namun aturan Ngaben itupun ditaati oleh mereka yang melaksanakan Ngaben.

"Pernah ada dari kalangan Sudra yang memaksa membakar dipanggung untuk berkasta Brahmana dan Kesatria.Kebetulan dari kalangan Sudra ini kaya raya. Tapi apa yang terjadi,meski sudah dibakar berjam-jam, jenazahnya tidak hancur. Malah kakinya yang hilang," terangnya.

Menurut Anak Agung Ngurah Putra, konon, banaspati raja, penjaga diareal pemakaman tersebut marah karena pantangan tersebut dilanggar oleh kalangan berkasta rendah.

Biarpun semua manusia dimata Sang Hyang Widi sama dan hanya amal kebaikan yang sudah diperbuat selama hidup didunia saja yang dilihat oleh Sang Hyang Widi, namun aturan tersebut tidak boleh dilanggar.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement