Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Begini Proses Ngaben di Bali

Bramantyo , Jurnalis-Selasa, 12 Mei 2015 |08:11 WIB
Begini Proses Ngaben di Bali
Begini proses Ngaben di Bali (Foto: Otaksiput)
A
A
A

OKEZONE.COM, DENPASAR - Upacara ngaben kerap dilakukan warga Bali ketika terdapat warganya yang meninggal. Seperti apakah ngaben di Bali? Berikut ulasannya.

Ribuan warga Denpasar, Bali, mengiringi upacara “pelebon” atau ngaben Anak Agung Biang Rai yang berkasta Satria.

Anak Agung Biang Rai sendiri merupakan istri salah satu patih dari Puri Pamacutan sekaligus yang mendiami puri Kaleran yang berada di daerah Pemecutan, Denpasar, Bali.

“Ini merupakan prosesi puncak dari ‘pretiwa’ (ritual ngaben keluarga kerajaan). Ini termasuk Ngaben tercepat. Biasannya, jenazah disemayamkan sampe enam bulan tapi bisa juga lebih. Tapi, ini kami memilih prosesi Ngaben cepat. Beliau baru meninggal dua minggu, langsung kita lakukan prosesi upacara Ngaben,"ungkap salah satu kerabat Anak Agung Biang Rai, Anak Agung Ngurah Putra, kepada okezone di areal pemakaman Denpasar, Bali.

Menurut Anak Agung Ngurah Putra, prosesi Ngaben bagi umat Hindu di Bali tetap dilestarikan oleh warga Bali.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement