Denada Operasi Bokong dan Pinggul di Turki, Dilarang Duduk Sampai 2 Bulan

Ravie Wardani, Jurnalis
Sabtu 07 November 2026 15:25 WIB
Denada. (Foto: Instagram/@denadaindonesia)
Share :

2. Tidak Boleh Duduk dan Berbaring 2 Bulan

Denada mengaku membutuhkan waktu riset yang sangat panjang sebelum akhirnya mantap terbang ke Turki. Ia menyadari sepenuhnya bahwa tindakan BBL termasuk salah satu prosedur bedah kecantikan dengan risiko medis yang cukup tinggi.

"Ini sebenarnya aku risetnya lama banget, riset yang amat panjang sekali. Pertama, karena BBL ini adalah prosedur yang risikonya sangat amat tinggi. Dan kalau untuk daerah pinggul dan bokong, salah satu yang paling berpengalaman adalah Turki dan Dubai,” jelas Denada.

“Aku memutuskan di Turki dengan dr. Furkan, karena aku punya beberapa teman yang sudah pernah melakukan prosedur yang sama dengan beliau, jadi aku udah pernah lihat hasilnya," lanjutnya.

Meski bukan pengalaman perdana, Denada menegaskan bahwa masa pemulihan (recovery) BBL kali ini adalah yang paling berat dan penuh tantangan.

"Jujur ya, ini adalah prosedur operasi plastik yang paling tidak nyaman dibandingin hidung, dibandingin breast augmentation, dibandingin facelift. Karena recovery-nya panjang,” ucap Denada.

“Sampai sekarang selama dua bulan aku gak boleh tidur telentang, gak boleh duduk selama dua bulan, aku harus pakai korset terus. Tapi kalau dibilang nyesel, enggak, karena aku happy dengan hasilnya," pungkasnya.

(Djanti Virantika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya