Waspada, Ini 5 Komplikasi Penyakit Ginjal Kronik yang Bisa Terjadi pada Anak

Niko Prayoga , Jurnalis
Jum'at 30 Oktober 2026 09:05 WIB
Anak sakit. (Foto: Freepik)
Share :

PENYAKIT ginjal kronik (PGK) pada anak membutuhkan perhatian ekstra dan penanganan medis yang komprehensif. Pasalnya, ketika kondisi ginjal anak sudah memasuki tahap akhir atau gagal ginjal, organ tersebut tidak lagi dapat menjalankan fungsinya secara optimal, yang berpotensi memicu berbagai komplikasi kesehatan serius.

Dokter Spesialis Anak, dr. Reza Fahlevi, menjelaskan bahwa terdapat sedikitnya lima komplikasi paling sering yang mengintai anak-anak penderita penyakit ginjal kronik tahap akhir.

“Ini dia 5 komplikasi tersering yang dapat terjadi pada anak dengan penyakit ginjal kronik tahap akhir atau gagal ginjal,” ujar dr. Reva Fahlevi dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya.

Berikut 5 komplikasi kesehatan yang rentan dialami anak dengan penyakit ginjal kronik:

1. Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)

Komplikasi pertama yang kerap muncul pada anak penderita PGK adalah hipertensi. Kondisi ini dipicu oleh terganggunya mekanisme alami tubuh dalam mengatur tekanan darah di ginjal.

“Yang pertama adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi. Ini bisa terjadi karena gangguan pengaturan tekanan darah pada anak di ginjal dan juga kondisi kelebihan cairan yang terjadi secara kronik,” kata dr. Reza.

2. Anemia

Selain berfungsi menyaring racun, ginjal juga berperan penting dalam memproduksi hormon eritropoietin hormon yang menstimulasi pembentukan sel darah merah. Ketika fungsi ginjal terganggu, produksi hormon ini merosot secara drastis.

“Yang kedua adalah anemia. Ini banyak mekanismenya. Salah satunya adalah pada anak dengan penyakit ginjal kronik itu kurangnya produksi hormon eritropoietin yang berfungsi untuk pembentukan sel darah merah ya, tapi tentunya ada penyebab-penyebab lainnya,” jelas dia.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya