Dokter Shim menjelaskan bahwa komponen dalam susu dapat memengaruhi respons insulin dan faktor hormonal yang berkaitan dengan produksi minyak pada kulit. Produksi minyak berlebih kemudian memperburuk jerawat pada orang yang rentan mengalaminya.
Jika jerawat sering muncul dan diduga berkaitan dengan konsumsi susu, kamu bisa memperhatikan apakah ada pola tertentu setelah mengonsumsinya. Namun, tak semua orang perlu menghindari susu.
Konsumsi makanan tinggi gula bisa meningkatkan kadar gula darah dengan cepat. Pola makan dengan beban glikemik tinggi diketahui berkontribusi terhadap jerawat pada sebagian orang, meski respons setiap individu berbeda.
Karena itu, jika ingin menikmati cokelat, perhatikan kandungan gula pada kemasannya dan sesuaikan porsinya. Cokelat tidak harus dihindari sepenuhnya, terutama jika dikonsumsi secara wajar sebagai bagian dari pola makan seimbang.
Jika kamu sering mengalami jerawat, coba perhatikan pola makan dan perubahan kondisi kulit dari waktu ke waktu. Mengurangi konsumsi minuman tinggi gula, membatasi gorengan, serta menerapkan pola makan seimbang bisa menjadi langkah awal.
(Agustina Wulandari )