JAKARTA - Seorang influencer lari asal Korea Selatan, Yoo Ji Won, meninggal dunia setelah tiba-tiba pingsan saat mengikuti ajang Seoul Race 2026. Kabar duka ini mengejutkan banyak orang, terutama komunitas lari yang mengenalnya sebagai sosok yang aktif membagikan aktivitas olahraga di media sosial.
Melansir Koreaboo, Yoo Ji Won merupakan mahasiswi pascasarjana di Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST) yang meneliti semikonduktor kecerdasan buatan (AI). Di luar kesibukannya di bidang akademik, ia juga dikenal sebagai pelari amatir yang rutin mengikuti berbagai kompetisi lari.
Menurut pengumuman panitia Seoul Race pada 12 Oktober 2026, insiden tersebut terjadi pada Minggu, 11 Oktober 2026, sekitar pukul 08.49 waktu setempat.
Saat mengikuti kategori half marathon dalam Seoul Race 2026, Yoo Ji Won tiba-tiba pingsan dan terjatuh di titik 20,6 kilometer. Lokasi tersebut hanya berjarak sekitar 500 meter dari garis finis.
Petugas medis yang berada di lokasi langsung memberikan pertolongan pertama, termasuk resusitasi jantung paru (RJP) atau CPR. Setelah itu, Yoo dibawa menggunakan ambulans ke fasilitas medis untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Sayangnya, nyawanya tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia pada hari yang sama.
Pihak penyelenggara menyampaikan belasungkawa atas kepergian peserta tersebut dan turut berduka atas kehilangan yang dialami keluarga. Hingga laporan tersebut diterbitkan, penyebab pasti Yoo Ji Won kehilangan kesadaran dan meninggal dunia belum dijelaskan secara resmi.
Yoo Ji Won lahir pada 2001 dan sedang menempuh pendidikan pascasarjana di KAIST, salah satu institusi pendidikan dan penelitian terkemuka di Korea Selatan. Ia mendalami bidang semikonduktor AI sembari menjalani aktivitasnya sebagai pelari amatir.
Lewat media sosialnya, Yoo kerap membagikan kegiatan latihan, pengalaman mengikuti perlombaan, hingga catatan waktu larinya. Aktivitas tersebut membuatnya dikenal di kalangan pencinta olahraga lari.
Ia juga memiliki catatan prestasi yang mengesankan. Pada 15 Maret 2026, Yoo berhasil menyelesaikan Seoul Marathon dengan waktu 2 jam 56 menit 32 detik. Catatan tersebut membuatnya berhasil menuntaskan maraton penuh dalam waktu kurang dari tiga jam, yang dikenal dengan istilah sub-3.
Keikutsertaannya dalam berbagai kompetisi menunjukkan bahwa lari menjadi salah satu bagian penting dalam kesehariannya, selain kesibukan menjalani penelitian akademik.
Kabar meninggalnya Yoo Ji Won memicu ungkapan duka dari para pengikut dan pencinta lari di media sosial. Sejumlah penggemar meninggalkan pesan penghormatan pada akun media sosialnya untuk mengenang sosok yang dikenal aktif membagikan perjalanan olahraganya tersebut.
Kepergiannya yang mendadak, terlebih ketika ia hanya berjarak sekitar 500 meter dari garis finis, membuat kabar ini terasa begitu memilukan.
Pihak penyelenggara Seoul Race 2026 juga menyampaikan simpati kepada keluarga yang ditinggalkan. Sementara itu, informasi lebih lanjut mengenai penyebab kejadian tersebut masih menunggu keterangan resmi.
(Agustina Wulandari )