Jennifer Aniston Ubah Rutinitas Olahraga di Usia 50-an, Kini Fokus Latihan Beban

Agustina Wulandari , Jurnalis
Kamis 24 September 2026 15:05 WIB
Jennifer Aniston. (Foto: dok Instagram/jenniferaniston)
Share :

JAKARTA - Jennifer Aniston ternyata mengubah cara dirinya berolahraga setelah memasuki usia 50-an. Jika sebelumnya latihan kardio menjadi bagian besar dari rutinitasnya, kini aktris tersebut lebih banyak mengandalkan latihan kekuatan.

Melansir Today, Jennifer mengungkapkan bahwa dirinya mulai menyadari pentingnya membangun dan mempertahankan massa otot, terutama seiring bertambahnya usia.

Perubahan ini juga membuatnya lebih tertarik pada latihan beban. Jennifer sebelumnya sempat memiliki anggapan bahwa latihan angkat beban bisa membuat perempuan terlihat terlalu berotot. Namun, pandangannya berubah setelah melihat manfaat latihan kekuatan bagi tubuh.

Kini, fokus Jennifer bukan sekadar menjaga bentuk tubuh. Ia ingin tubuhnya tetap kuat, sehat, dan bisa bergerak dengan baik hingga usia lanjut. 

Rutin Latihan Pvolve

Jennifer Aniston rutin lakukan Pvolve. (Foto: dok Instagram/jenniferaniston)

Salah satu latihan yang kini menjadi bagian dari rutinitas Jennifer adalah Pvolve, olahraga berintensitas rendah yang menggabungkan gerakan fungsional dengan alat resistansi.

Jennifer diketahui telah menjalani latihan Pvolve selama beberapa tahun. Metode olahraga ini membuatnya bisa melatih otot tanpa memberikan tekanan berlebihan pada tubuh.

Dalam rutinitasnya, Jennifer melakukan latihan seluruh tubuh sekitar empat kali dalam seminggu. Setiap sesi biasanya berlangsung sekitar 40–50 menit.

Latihan tersebut juga dibuat cukup bervariasi agar dirinya tak mudah bosan. Selain latihan kekuatan, Jennifer tetap melengkapinya dengan aktivitas lain seperti berjalan kaki, pilates, dan yoga.

Prioritaskan Kekuatan dan Mobilitas

Bagi Jennifer, olahraga sekarang bukan lagi sekadar soal membakar kalori atau mengejar bentuk tubuh tertentu. Ia lebih memprioritaskan kekuatan otot, kesehatan tulang, keseimbangan, dan kemampuan tubuh untuk tetap bergerak dengan baik.

Hal ini menjadi semakin penting karena massa otot dan kekuatan tubuh secara alami dapat menurun seiring bertambahnya usia. Latihan kekuatan juga kerap dikaitkan dengan upaya menjaga kesehatan tulang dan mengurangi risiko kehilangan kemampuan bergerak.

Jennifer pun melihat olahraga sebagai investasi untuk kesehatan jangka panjang. Ia ingin tetap memiliki tubuh yang kuat untuk menjalani aktivitas sehari-hari, bukan hanya terlihat bugar dari luar.

Tak Lupa Latihan Otot Inti

Selain melatih seluruh tubuh, Jennifer juga memberi perhatian pada otot inti atau core. Otot inti berperan penting dalam menjaga stabilitas tubuh saat melakukan berbagai aktivitas. Karena itu, latihan core menjadi salah satu bagian yang ia pertahankan dalam rutinitas kebugarannya.

Pendekatan Jennifer pada olahraga pun kini lebih fleksibel. Ia tak hanya fokus pada satu jenis latihan saja, melainkan menggabungkan latihan kekuatan dengan berbagai aktivitas yang membuat tubuh tetap aktif.

Perubahan rutinitas tersebut menunjukkan bahwa olahraga bisa ikut berkembang seiring perubahan kebutuhan tubuh. Di usia 50-an, Jennifer memilih lebih fokus pada kekuatan dan fungsi tubuh dibandingkan sekadar mengejar banyaknya kalori yang terbakar. 

(Agustina Wulandari )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya