JAKARTA - Menjaga kesehatan jantung tidak harus dilakukan saat memasuki usia tua, melainkan harus dibiasakan sejak muda. Dua jenis olahraga yang direkomendasikan untuk kesehatan jantung adalah kardiovaskular dan angkat beban (weight lifting).
Namun, banyak orang terkadang salah kaprah memahami dua olahraga tersebut. Terkadang olahraga kardiovaskular lebih banyak dilakukan saat seseorang ingin memelihara kesehatan jantung. Padahal keduanya memiliki peranan yang sama.
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Bobby Arfhan Anwar dalam klip podcast bersama Raditya Dika yang diunggah di akun Instagram pribadinya mengatakan, keduanya memiliki peranan dalam menjaga kesehatan jantung. Hal itu berdasarkan Panduan Persatuan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI).
“Banyak teman-teman yang condong ke satu olahraga. 'Oh, saya kardio aja deh, beban enggak usah, enggak usah berat-berat,' atau 'Saya olahraga beban cukup tanpa kardio’. Padahal berdasarkan guideline dan panduan dari Persatuan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia atau PERKI, dua-duanya direkomendasikan,” kata dr. Bobby, dikutip Minggu (18/7/2026).
Ia menjelaskan, olahraga kardiovaskular memang banyak manfaatnya bagi kesehatan jantung. Namun olahraga angkat beban juga berperan walaupun secara tidak langsung. Sebab, olahraga angkat beban lebih mengutamakan manfaat pada kekuatan rangka dan otot tubuh manusia.