Pita, ruffle, dan detail dekoratif lainnya seolah memberikan pengingat sederhana bahwa masih ada hal-hal menyenangkan dan indah yang bisa dinikmati.
Hal serupa juga terlihat pada Gen Z. Generasi yang tumbuh di tengah pandemi, kecemasan terhadap perubahan iklim, serta derasnya arus informasi di internet disebut memiliki ketertarikan terhadap gaya yang lebih lembut dan menyenangkan.
Tren whimsy juga membawa gagasan bahwa pakaian tak harus selalu terlihat serius, rapi, atau efisien.
Mengutip Harper’s BAZAAR Singapore, desainer Ella Mae menilai gaya yang ekspresif dapat menjadi penyeimbang dari kehidupan modern yang semakin teratur, kaku, dan penuh aturan. Melalui pakaian yang playful, seseorang bisa memberikan ruang untuk berekspresi dan menikmati sisi imajinatif dirinya.
Nostalgia juga menjadi bagian penting dari gaya ini. Kenangan masa kecil, dunia fantasi, hingga pakaian romantis dapat diterjemahkan kembali dalam bentuk yang lebih modern.