L&C Bio menyebut jaringan yang digunakan dalam produksinya telah memperoleh sertifikasi dari Association for Advancing Tissue and Biologics (AATB), organisasi berbasis di Amerika Serikat.
Popularitas perawatan berbasis jaringan manusia tersebut turut mendorong peningkatan permintaan terhadap Re2O. Bahkan, kebutuhan pasar disebut telah melampaui kemampuan produksi perusahaan.
Kondisi itu membuat L&C Bio berencana meningkatkan kapasitas produksinya. Perusahaan juga tengah memperluas pemasaran ke sejumlah negara di Asia sebelum membidik pasar internasional lainnya, termasuk Amerika Serikat.
Perkembangan tersebut menunjukkan semakin dekatnya teknologi regeneratif dengan industri estetika. Material yang sebelumnya banyak dikembangkan untuk kebutuhan medis kini mulai mendapat perhatian dalam perawatan kulit dan anti-penuaan.
Di balik perkembangan teknologi tersebut, penggunaan jaringan manusia untuk kebutuhan estetika juga memunculkan sejumlah pertanyaan.