JAKARTA - Di tengah derasnya informasi dan berbagai aktivitas sehari-hari, seseorang dapat tanpa sadar menjalani banyak hal secara otomatis. Mindfulness menjadi salah satu cara untuk melatih diri agar kembali menyadari apa yang sedang dilakukan, dirasakan, dan dipikirkan pada saat ini.
Mindfulness belakangan kembali menjadi sorotan setelah nama Maudy Ayunda ramai diperbincangkan terkait kontennya mengenai cara menghadapi derasnya pemberitaan buruk.
Di luar polemik tersebut, mindfulness sebenarnya merupakan konsep yang dikenal dalam dunia kesehatan dan berkaitan dengan kemampuan seseorang untuk menghadirkan kesadaran penuh dalam menjalani aktivitas.
Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan menjelaskan mindfulness sebagai kondisi ketika tubuh dan pikiran hadir sepenuhnya saat melakukan suatu kegiatan.
Artinya, seseorang menyadari apa yang sedang dilakukan sekaligus memperhatikan hal-hal yang dirasakan melalui pancaindra.
Konsep ini berbeda dari sekadar menghindari sesuatu yang membuat tidak nyaman. Dalam praktiknya, mindfulness mengajak seseorang untuk benar-benar menyadari kondisi saat ini, termasuk berbagai pikiran dan perasaan yang muncul.
Kondisi yang berlawanan dengan mindfulness kerap digambarkan seperti berada dalam mode autopilot. Misalnya, ketika seseorang berkendara menuju kantor, tetapi baru menyadari sudah hampir sampai tanpa benar-benar mengingat perjalanan yang telah dilalui.
Hal serupa dapat terjadi saat makan. Seseorang mungkin menjalani aktivitas tersebut sebagai rutinitas tanpa benar-benar memperhatikan rasa dan tekstur makanan, termasuk proses ketika makanan dikunyah hingga ditelan.
Kondisi seperti ini memang tidak selalu menjadi masalah. Namun, ketika seseorang terlalu sering menjalani aktivitas tanpa kesadaran penuh, perhatian dapat teralihkan dari apa yang sedang terjadi pada tubuh maupun lingkungan sekitar.
Karena itu, mindfulness dapat dilatih melalui berbagai aktivitas sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Latihan tersebut tidak harus selalu dilakukan melalui meditasi atau kegiatan khusus.
Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain memperhatikan napas, langkah kaki, hingga aktivitas makan. Saat makan, seseorang dapat memperlambat tempo dan memperhatikan proses ketika makanan masuk ke mulut, dikunyah, hingga ditelan.
Hal yang sama dapat dilakukan oleh penikmat kopi. Perhatian bisa diarahkan pada aroma kopi, sensasi ketika memegang cangkir, hingga rasa yang muncul saat kopi diminum secara perlahan.
Mindfulness juga dapat diterapkan ketika berkendara dengan memperhatikan genggaman tangan pada kemudi dan tetap fokus terhadap kondisi jalan.
Bahkan aktivitas sederhana seperti membuka jendela dan merasakan angin yang menyentuh kulit dapat menjadi latihan untuk mengembalikan perhatian pada momen yang sedang dijalani.
Latihan tersebut tidak membutuhkan durasi atau frekuensi tertentu. Seseorang dapat memulainya dari aktivitas sederhana yang memang dilakukan setiap hari.
Lalu, apa saja manfaat mindfulness bagi kesehatan?
Mindfulness disebut memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan mental maupun fisik. Beberapa manfaat yang dapat dirasakan antara lain:
Mindfulness juga disebut berkaitan dengan pencegahan depresi, peningkatan kualitas tidur, penurunan tekanan darah, hingga membantu proses pemulihan setelah sakit.
Dengan demikian, mindfulness dalam konteks kesehatan lebih berkaitan dengan kemampuan seseorang untuk menyadari apa yang sedang terjadi pada dirinya dan lingkungan sekitar, bukan semata-mata menjauh dari persoalan.
Pembahasan mengenai mindfulness kembali ramai setelah Maudy Ayunda mendapat kritik terkait video berjudul Mindfulness in the Age of Bad News. Konten tersebut membahas cara menghadapi derasnya pemberitaan buruk.
Maudy kemudian memberikan klarifikasi melalui komentar yang disematkan pada video tersebut pada Minggu (13/9). Ia mengakui ada perspektif penting yang belum cukup disampaikan, yakni bahwa kemampuan untuk menjauh dari berita juga merupakan sebuah privilege.
“Being able to step away from the news is itself a privilege,” tulis Maudy. Ia juga meminta maaf karena bagian tersebut belum cukup ia refleksikan dalam videonya.
Maudy menjelaskan bahwa konten tersebut sebenarnya berangkat dari pengalaman pribadinya dalam menghadapi banjir informasi dan bagaimana tetap mengikuti berbagai peristiwa tanpa membuat dirinya kewalahan.
Ia juga menegaskan bahwa mindfulness bukan dimaksudkan sebagai alasan untuk tidak peduli terhadap keadaan.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)