Christine juga menuding Yuni Asih menggunakan sejumlah barang pribadinya tanpa izin. Ia mengaku persoalan tersebut sudah terlihat sejak awal ART tersebut bekerja.
"Hari kedua sudah langsung membangkang. Memakai barang pribadi saya tanpa izin. Terus kemudian dia memegang hak akses kunci lemari pakaian pribadi suami," katanya.
Persoalan lain yang dipermasalahkan Christine adalah cara Yuni Asih berinteraksi dengan anaknya.
Christine mengklaim anaknya diajarkan untuk memanggil Yuni Asih dengan sebutan "bunda". Menurut dia, suaminya mengetahui hal tersebut dan tidak melarang.
"Kemudian anak saya diajarin untuk memanggil bunda. Ya, anak saya oleh ART Yuni Asih. Memanggil bunda ke ART dan suami diam saja, malah mendapat dukungan," ujar Christine.
Christine juga mengaku memiliki dokumentasi terkait sejumlah perilaku yang menurutnya menjadi persoalan selama Yuni Asih berada di rumah.
Konflik antara Christine dan Yuni Asih disebut semakin memanas. Christine mengklaim dirinya pernah mengalami perlakuan yang membuatnya merasa terancam, termasuk mengaku hampir dipukul menggunakan sapu.
"Bahkan saya pernah hampir dipukul pakai sapu. Dan suami juga diam saja," ucapnya.
Christine juga mengaku pernah dilarang menganggap rumah yang ditempatinya sebagai miliknya. Ia menyebut dirinya bahkan pernah diusir oleh ART tersebut.