Posisi Tidur yang Baik untuk Jantung, Benarkah Miring ke Kiri Paling Sehat?

Agustina Wulandari , Jurnalis
Selasa 08 September 2026 22:05 WIB
Ilustrasi posisi tidur miring ke kiri. (Foto: dok Magnific/stockking)
Share :

JAKARTA - Tidur bukan sekadar waktu untuk mengistirahatkan tubuh setelah beraktivitas seharian. Saat tidur, tubuh memiliki kesempatan untuk memulihkan diri, termasuk jantung dan pembuluh darah.

Bagi orang dengan penyakit jantung, mendapatkan tidur yang berkualitas menjadi semakin penting. Namun, ternyata posisi tidur juga dapat memengaruhi kenyamanan, pernapasan, hingga munculnya gejala tertentu.

Lalu, posisi tidur seperti apa yang paling baik untuk jantung?

Melansir Hindustan Times, Dokter Bedah Kardiotoraks, dr. Saurabh Juneja, mengatakan tak ada satu posisi tidur yang bisa dianggap paling baik untuk semua orang dengan penyakit jantung. Posisi yang ideal bergantung pada kondisi jantung, gangguan pernapasan, serta gejala yang dialami masing-masing orang.

Tidur Menyamping Bisa Lebih Nyaman

Ilustrasi posisi tidur yang baik untuk jantung. (Foto: dok Magnific/diana.grytsku)

Bagi sebagian orang dengan penyakit jantung, tidur menyamping dapat menjadi pilihan yang cukup nyaman. Posisi menyamping, termasuk ke sisi kiri, memang sering dianggap baik untuk jantung. Namun, bukan berarti posisi ini otomatis menjadi pilihan terbaik untuk semua pasien.

Menurut dr. Juneja, orang yang mengalami sesak napas ketika berbaring telentang mungkin akan merasa lebih nyaman jika tidur menyamping atau dengan posisi tubuh bagian atas sedikit ditinggikan.

Hal ini terutama dapat dirasakan oleh orang dengan gagal jantung. Mereka mungkin membutuhkan beberapa bantal untuk menopang tubuh bagian atas atau menggunakan tempat tidur yang dapat diatur kemiringannya agar lebih mudah bernapas.

Agar tidur terasa lebih nyaman, beberapa hal berikut bisa dicoba:

  • Tinggikan tubuh bagian atas jika berbaring membuat napas terasa lebih berat.
  • Gunakan bantal untuk menopang leher, punggung, dan kaki.
  • Pilih posisi yang membuat napas tetap lega dan tidak menimbulkan rasa tidak nyaman di dada.

Bagaimana dengan Tidur Telentang?

Tidur telentang sebenarnya tidak selalu buruk bagi orang dengan penyakit jantung. Sebagian orang justru merasa nyaman dengan posisi ini.

Namun, bagi orang dengan kondisi jantung tertentu, terutama yang mengalami penumpukan cairan atau gagal jantung, berbaring telentang sepenuhnya dapat membuat sesak napas menjadi lebih parah.

Karena itu, jika seseorang terus-menerus merasa kesulitan bernapas saat tidur, membutuhkan banyak bantal agar bisa tidur nyaman, atau merasa sesak tidak lama setelah berbaring, masalahnya mungkin bukan sekadar posisi tidur.

Kondisi tersebut bisa menjadi tanda bahwa masalah jantung perlu mendapat perhatian medis lebih lanjut.

Apakah Ada Posisi Tidur yang Harus Dihindari?

Menariknya, tidak ada satu posisi tidur yang secara mutlak dilarang untuk semua orang dengan penyakit jantung.

Namun, tidur tengkurap mungkin terasa kurang nyaman bagi sebagian orang, terutama jika posisi tersebut memberikan tekanan pada dada atau membuat pernapasan terganggu.

Yang paling penting adalah jangan memaksakan diri bertahan dalam posisi tertentu jika tubuh mulai memberikan tanda tidak nyaman.

Jika suatu posisi tidur terus-menerus menyebabkan nyeri dada, sesak napas berat, pusing, atau keluhan tidak biasa lainnya, sebaiknya segera mengubah posisi dan berkonsultasi dengan dokter.

Waspada Gejala yang Muncul saat Malam Hari

Selain posisi tidur, orang dengan penyakit jantung juga perlu memperhatikan gejala yang muncul ketika beristirahat pada malam hari.

Beberapa tanda yang perlu diwaspadai, antara lain:

  • Sesak napas yang semakin parah ketika berbaring.
  • Terbangun secara tiba-tiba karena merasa tidak bisa bernapas.
  • Kaki mengalami pembengkakan baru atau semakin parah.
  • Berat badan naik secara tiba-tiba.

Jika gejala-gejala tersebut sering terjadi, jangan buru-buru menyimpulkan bahwa penyebabnya hanya posisi tidur. Kondisi tersebut bisa berkaitan dengan masalah jantung yang membutuhkan evaluasi medis.

(Agustina Wulandari )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya