Keduanya juga mengandung serat. Serat membantu mengontrol kadar gula darah dan kolesterol. Konsumsi serat yang cukup juga dikaitkan dengan kesehatan jantung yang lebih baik.
Wortel dan terutama ubi jalar dapat membantu memenuhi kebutuhan kalium harian. Mineral ini berperan dalam menjaga tekanan darah tetap sehat.
Ubi jalar merupakan sumber vitamin C yang cukup baik. Vitamin ini memiliki fungsi antioksidan dan dibutuhkan tubuh untuk memperbaiki jaringan, memproduksi kolagen, serta mendukung sistem kekebalan tubuh.
Tidak ada pemenang mutlak antara wortel dan ubi jalar. Pilihan terbaik sebenarnya bergantung pada kebutuhan dan tujuan kesehatan masing-masing.
Wortel memiliki beberapa keunggulan jika kamu sedang berusaha mengontrol berat badan atau mengelola diabetes.
Pertama, wortel memiliki kalori dan gula alami yang lebih rendah dibandingkan ubi jalar dalam jumlah yang sama. Kandungan airnya yang tinggi juga membuat wortel bisa menambah volume makanan tanpa memberikan banyak kalori.
Selain itu, wortel memiliki indeks glikemik yang lebih rendah. Artinya, konsumsinya cenderung menyebabkan kenaikan gula darah yang lebih lambat dan stabil dibandingkan makanan dengan indeks glikemik lebih tinggi.