Pernah mengalami gondongan ketika masih kecil bukan berarti seseorang pasti akan mengalami masalah kesuburan ketika dewasa. Hal yang lebih penting adalah apakah infeksi tersebut pernah menyebabkan orkitis dan seberapa parah peradangan yang terjadi.
Beberapa pria dapat pulih tanpa mengalami gangguan kesuburan jangka panjang. Namun, pada sebagian lainnya, produksi sperma dapat berkurang setelah mengalami orkitis akibat gondongan.
Perubahan pada jumlah, pergerakan, hingga karakteristik sperma juga dapat ditemukan setelah seseorang mengalami komplikasi tersebut. Karena itu, riwayat gondongan yang disertai nyeri atau pembengkakan testis sebaiknya disampaikan kepada dokter jika seseorang mengalami kesulitan memiliki anak di kemudian hari.
Meski begitu, CDC menekankan bahwa belum ada penelitian yang membuktikan bahwa orkitis akibat gondongan secara pasti menyebabkan infertilitas permanen. Kondisi ini lebih tepat dikaitkan dengan kemungkinan penurunan kesuburan atau subfertilitas.
(Agustina Wulandari )