Pernah Gondongan saat Kecil? Waspada, Bisa Berdampak pada Kesuburan Pria

Agustina Wulandari , Jurnalis
Jum'at 04 September 2026 23:05 WIB
Ilustrasi gondongan. (Foto: dok Magnific)
Share :

JAKARTA - Pernah mengalami gondongan atau mumps saat masih kecil? Kebanyakan orang mungkin menganggap penyakit ini sebagai infeksi biasa yang menyebabkan pipi dan area rahang membengkak. Namun, pada pria, terutama yang mengalami gondongan setelah memasuki masa pubertas, penyakit ini ternyata bisa menimbulkan komplikasi yang perlu diperhatikan.

Salah satunya adalah orkitis, yaitu peradangan pada testis. Melansir The Times of India, kondisi ini dalam beberapa kasus dapat memengaruhi produksi sperma dan berpotensi berkaitan dengan masalah kesuburan di kemudian hari. 

Gondongan Bisa Menyerang Testis

Gondongan merupakan infeksi virus yang umumnya ditandai dengan pembengkakan kelenjar ludah di sekitar pipi dan rahang. Namun, infeksi ini juga dapat mempengaruhi bagian tubuh lain.

Pada pria setelah pubertas, salah satu komplikasi yang dapat terjadi adalah orkitis. Testis bisa tiba-tiba membengkak, terasa nyeri, dan lebih sensitif saat disentuh. Peradangan yang cukup parah dapat mengganggu jaringan testis yang berperan dalam produksi sperma. 

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), orkitis akibat gondongan terjadi pada sekitar 30 persen pria yang belum divaksin dan sekitar 6 persen pria yang sudah divaksin setelah pubertas. Kondisi ini juga dapat menyebabkan ukuran testis mengecil atau mengalami atrofi. 

Menariknya, peradangan tidak selalu menyerang kedua testis. Jika hanya satu testis yang terkena, testis lainnya masih dapat terus memproduksi sperma secara normal. Namun, jika kedua testis mengalami peradangan, penurunan produksi sperma bisa menjadi lebih signifikan.

Benarkah Gondongan saat Kecil bisa Mempengaruhi Kesuburan?

Ilustrasi kesuburan pria. (Foto: dok Magnific)

Jawabannya, bisa, tetapi tidak selalu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya