JAKARTA - Kebiasaan tidur kurang dari enam jam setiap malam ternyata berkaitan dengan meningkatnya risiko tekanan darah tinggi atau hipertensi. Temuan ini menambah bukti bahwa durasi dan kualitas tidur tidak hanya berpengaruh terhadap kebugaran, tetapi juga berkaitan dengan kesehatan jantung.
Kesimpulan tersebut berasal dari penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Blood Pressure. Dalam studi tersebut, peneliti menganalisis data survei pada 2008 yang melibatkan lebih dari 15.000 orang berusia 65 tahun ke atas.
Para peserta diminta melaporkan durasi tidur mereka. Berdasarkan jawabannya, mereka kemudian dikelompokkan menjadi tiga kategori, yaitu tidur kurang dari enam jam, tidur selama enam hingga delapan jam, serta tidur sembilan jam atau lebih.
Dari total 15.650 peserta, sebanyak 7.345 orang memenuhi kriteria hipertensi. Ketika peneliti membandingkan kebiasaan tidur dengan kondisi tekanan darah peserta, ditemukan adanya hubungan antara durasi tidur yang pendek dan risiko hipertensi yang lebih tinggi.
Sementara itu, tidur dalam durasi panjang, yakni sembilan jam atau lebih, tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan hipertensi dalam penelitian tersebut.