Pelaksanaan CKG pada jenjang SMP dan SMA dinilai menjadi momentum penting untuk melakukan intervensi kesehatan remaja sebelum memasuki fase kehamilan. Dengan demikian, remaja diharapkan dapat mempersiapkan diri menjadi orang tua yang sehat pada masa mendatang.
Sementara itu, Wamendikdasmen Fajar Riza menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk membentuk pola pikir sekaligus membangun budaya hidup sehat di kalangan peserta didik sejak dini.
“Kami mengapresiasi inisiatif Pak Wamenkes yang mengundang kami bersama Wamen PPPA. Ini menunjukkan sinergi karena CKG Sekolah dilaksanakan di ruang pendidikan dan hasilnya perlu ditindaklanjuti bersama,” ujar Fajar.
Menurut Fajar, CKG merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat Presiden Prabowo Subianto sekaligus implementasi Asta Cita keempat yang menempatkan pendidikan dan kesehatan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia unggul.
Melalui publikasi hasil pemeriksaan CKG, Kemenkes berharap masyarakat, khususnya orang tua dan tenaga pendidik, semakin memahami berbagai masalah kesehatan yang dihadapi anak usia sekolah. Kesadaran tersebut diharapkan dapat mendorong penerapan perilaku hidup sehat di lingkungan keluarga sekaligus mengoptimalkan kembali peran Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).
(Kurniasih Miftakhul Jannah)