Kedua adalah menyimpan ASIP di rak pintu kulkas. dr. Leonirma menuturkan, area ini merupakan titik dengan fluktuasi suhu paling tinggi akibat frekuensi buka-tutup pintu yang sering.
“Simpen ASI Perah di rak pintu kulkas. Ini ga bole ya, kenapa? Soalnya rak pintu itu suhunya paling ga stabil karena sering dibuka-tutup,” ucap dr. Leonirma.
Ia menyarankan untuk menempatkan kantong atau botol ASIP di area terdalam kulkas atau freezer. “Pastiin selalu taro ASIP di bagian paling dalam atau paling belakang kulkas/freezer supaya suhunya tetep konsisten dan ASI ga gampang basi,” katanya.
Di sisi lain, mengisi kantong ASIP hingga penuh juga tidak disarankan. Keinginan untuk memaksimalkan kapasitas kantong sering kali membuat ibu mengisinya hingga batas atas. Padahal, sifat fisik cairan akan memuai saat berubah menjadi es.
“Ngisi kantong ASI sampe terlalu penuh. Inget, cairan itu memuai waktu membeku. Kalo isi kantongnya terlalu penuh sampe batas maksimal, kantong bisa bocor atau robek pas beku di freezer,” ungkap dr. Leonirma.