Menurut dr. Tirta, tidur tanpa bantal umumnya hanya bermanfaat apabila keluhan berasal dari area leher atau segmen servikal. Penggunaan bantal yang terlalu tinggi dapat menyebabkan otot leher menjadi tegang.
"Misal bagian servikal, bantal terlalu tinggi, jadi menyebabkan tension pada otot-otot di leher, trapezius, sternocleidomastoideus, dan servikalnya jadi melengkung. Benar, bisa tanpa bantal atau dikurangi tinggi bantalnya," jelas dr. Tirta.
Namun, kondisinya berbeda jika gangguan terjadi pada area pinggang bawah atau segmen lumbal. Pada kasus seperti ini, tidur tanpa bantal tidak memberikan efek penyembuhan. Sebaliknya, penderita justru memerlukan penyangga khusus atau lumbar support agar posisi tulang belakang tetap ergonomis.
Menurutnya, kebutuhan akan lumbar support juga sering dirasakan saat seseorang harus duduk dalam waktu lama, misalnya ketika bepergian menggunakan kereta.
"Makanya banyak orang yang enggak nyaman duduk di kereta. Bantalnya bukan buat leher, tapi dikasih di belakang lumbal biar ada lumbar support. Jadi, tergantung masalahnya di segmen tulang belakang mana," tambahnya.