Kasus Dokter Meninggal, Kemenkes Evaluasi Total Program Internsip

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis
Jum'at 31 Juli 2026 14:27 WIB
Kasus Dokter Meninggal, Kemenkes Evaluasi Total Program Internsip (Foto: Kemenkes)
Share :

JAKARTA - Kementerian Kesehatan RI melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan Program Internsip Dokter Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan peserta sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola program. Langkah ini dilakukan menyusul enam kasus meninggalnya peserta internship sepanjang tahun 2026 yang seluruhnya telah diaudit dan diinvestigasi bersama tim gabungan.

Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) Kementerian Kesehatan, dr. Yuli Farianti, menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya enam peserta internship. Menurutnya, setiap kejadian menjadi perhatian serius dan bahan evaluasi bagi Kementerian Kesehatan untuk memastikan penyelenggaraan program berjalan sesuai prinsip keselamatan, perlindungan, dan pembinaan peserta.

"Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya enam peserta internship. Setiap kejadian menjadi perhatian serius dan kami tindak lanjuti melalui audit medis serta investigasi bersama lintas pihak sebagai dasar melakukan perbaikan tata kelola," ujar dr. Yuli dilansir dari laman Kemenkes, Jumat (31/7/2026).

Pemeriksaan Kesehatan Dokter

Sebagai langkah konkret, Kementerian Kesehatan akan melaksanakan pemeriksaan kesehatan menyeluruh bagi 10.564 peserta Program Internsip Dokter Indonesia yang saat ini bertugas di seluruh Indonesia. Pemeriksaan tersebut meliputi medical check-up (MCU), pemeriksaan kesehatan fisik, laboratorium, serta skrining kesehatan jiwa.

Untuk mendukung pelaksanaan skrining tersebut, seluruh peserta internship akan dibebastugaskan sementara pada 30 Juli hingga 14 Agustus 2026. Selama periode tersebut peserta difokuskan mengikuti pemeriksaan kesehatan sampai seluruh hasil evaluasi selesai.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya