JAKARTA - Miss Indonesia 2025, Audrey Bianca Callista, optimistis menghadapi ajang Miss World ke-73 yang akan berlangsung di Vietnam. Menjelang keberangkatannya, Audrey mengaku telah mempersiapkan diri secara matang, termasuk membawa proyek Beauty with a Purpose (BWAP) yang mengangkat isu pemerataan akses listrik di daerah terpencil.
Audrey mengatakan, proyek BWAP yang diusungnya berfokus pada Desa Lete Palolo, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. Ia mengaku tergerak setelah melihat masih adanya ketimpangan infrastruktur yang membuat warga setempat mengandalkan lampu minyak untuk beraktivitas pada malam hari.
"Saya memiliki mimpi tentang Indonesia yang setara. Kesetaraan itu tidak hanya berbicara tentang hak, tetapi juga kesetaraan dalam pendidikan, ekonomi, dan infrastruktur," ujar Audrey Bianca dalam konferensi pers di iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2026).
Menurut Audrey, akses terhadap listrik merupakan kebutuhan dasar yang seharusnya dapat dinikmati seluruh masyarakat. Atas dasar itu, ia bersama Yayasan Miss Indonesia membangun sistem listrik tenaga surya sebagai solusi yang berkelanjutan.
"Apa yang kami lakukan di sana, kami tidak hanya menghadirkan listrik, tetapi listrik yang berkelanjutan menggunakan panel surya. Kami juga membangun aula serbaguna dan memasang lampu di 38 rumah warga," tuturnya.
Audrey juga mengenang pengalamannya saat mendampingi anak-anak di Sumba belajar dengan penerangan lampu minyak. Pengalaman tersebut, menurutnya, semakin menguatkan tekad untuk menjalankan proyek yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
"Baru 10–15 menit saja mata saya sudah perih karena asap lampu minyak. Kesadaran bahwa anak-anak ini harus melalui itu setiap malam untuk belajar adalah hal yang paling menyakitkan. Itulah mengapa kami sangat bersemangat menjalankan proyek ini," ungkapnya.
Audrey dijadwalkan berangkat ke Vietnam pada 9 Agustus 2026. Selain menaruh harapan besar pada proyek BWAP, ia juga optimistis dapat bersaing pada kategori fast track modeling berkat pengalaman yang telah dijalaninya selama lima tahun di dunia model.
"Kalau boleh memilih dua (fast track), yang pertama adalah Beauty with a Purpose karena kami memastikan proyek ini memiliki dampak yang berkelanjutan. Yang kedua, semoga di modeling, karena itu adalah aset terbesar saya," pungkas Audrey.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)