Kebiasaan langsung berbaring atau tidur setelah makan malam juga dapat berdampak pada pengaturan gula darah. Menurut dr. Ambrish Mithal, makan malam sering kali menyumbang porsi kalori terbesar dalam sehari.
Karena itu, memberi jeda sekitar tiga jam antara waktu makan malam dan waktu tidur dapat membantu tubuh memproses makanan dengan lebih baik sekaligus mendukung pengendalian kadar gula darah. Kebiasaan ini juga bermanfaat bagi mereka yang sedang menjalani program penurunan berat badan.
Meski kebiasaan-kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko diabetes, penyakit ini tetap dipengaruhi banyak faktor. Menjalani pola makan seimbang, rutin berolahraga, menjaga berat badan ideal, tidur yang cukup, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi langkah penting untuk membantu mencegah diabetes.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)