JAKARTA – Pikiran untuk mengakhiri hidup umumnya tidak muncul tanpa tanda sama sekali. Meski tidak selalu mudah dikenali, perubahan perilaku, ucapan, hingga kondisi emosional seseorang dapat menjadi sinyal bahwa ia sedang mengalami krisis dan membutuhkan pertolongan secepatnya.
Seseorang yang memiliki keinginan bunuh diri tidak selalu mengungkapkannya secara langsung. Ada yang menunjukkan perubahan sikap secara perlahan, sementara sebagian lainnya tampak baik-baik saja di hadapan orang lain. Karena itu, mengenali tanda-tanda peringatan menjadi langkah penting agar bantuan dapat diberikan lebih dini.
1. Sering membicarakan kematian atau bunuh diri
Salah satu tanda yang paling jelas adalah ketika seseorang mulai sering mengungkapkan keinginan untuk meninggal atau merasa hidupnya tidak lagi berarti. Ucapan seperti "lebih baik aku tidak ada" atau "semuanya akan lebih baik tanpa aku" tidak boleh dianggap sebagai candaan atau sekadar mencari perhatian.
2. Mencari cara untuk mengakhiri hidup
Perilaku lain yang perlu diwaspadai adalah ketika seseorang mulai mencari informasi atau mengumpulkan alat yang dapat digunakan untuk menyakiti diri sendiri. Misalnya, menimbun obat-obatan, mencari metode bunuh diri di internet, atau menunjukkan ketertarikan terhadap cara-cara mengakhiri hidup.