Lebih Sehat Nasi, Kentang atau Pasta? Ini Kata Ahli Gizi

Mei Sada Sirait, Jurnalis
Minggu 26 Juli 2026 17:25 WIB
Lebih Sehat Nasi, Kentang atau Pasta? Ini Kata Ahli Gizi (Foto: Freepik)
Share :

JAKARTA - Nasi, kentang, dan pasta sama-sama menjadi sumber karbohidrat yang kerap dikonsumsi sehari-hari. Namun, banyak orang masih bertanya-tanya mana yang paling sehat. Menurut ahli gizi, ketiganya memiliki kelebihan masing-masing sehingga tidak ada yang bisa disebut paling baik secara mutlak.

Pilihan sumber karbohidrat sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan kesehatan, cara pengolahan, serta porsi yang dikonsumsi. Dengan pengolahan yang tepat dan dipadukan dengan makanan bergizi lainnya, ketiganya dapat menjadi bagian dari pola makan sehat.

Nasi, mudah dipadukan dengan berbagai lauk

Nasi putih merupakan sumber karbohidrat yang mudah dicerna dan rendah lemak. Sementara itu, nasi merah mengandung lebih banyak serat, vitamin, dan mineral karena masih memiliki lapisan dedak.

Ahli gizi menyarankan memilih nasi merah jika ingin merasa kenyang lebih lama atau membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Namun, nasi putih juga tetap dapat menjadi bagian dari pola makan sehat apabila dikonsumsi bersama sumber protein dan sayuran.

Kentang kaya kalium

Kentang kerap dianggap kurang sehat. Padahal, umbi ini mengandung kalium, vitamin C, dan serat, terutama jika dikonsumsi bersama kulitnya. Menurut para ahli, kentang rebus atau panggang merupakan pilihan yang lebih sehat dibandingkan kentang goreng.

Cara mengolah kentang juga sangat memengaruhi kandungan gizinya. Penambahan mentega, krim, atau proses penggorengan dapat meningkatkan kadar lemak dan kalori.

Pasta sebagai sumber karbohidrat kompleks

Pasta mengandung karbohidrat kompleks yang dapat menjadi sumber energi bagi tubuh. Untuk memperoleh manfaat yang lebih optimal, ahli gizi menyarankan memilih pasta gandum utuh karena kandungan seratnya lebih tinggi dibandingkan pasta biasa.

Selain itu, pasta sebaiknya disajikan bersama sayuran dan sumber protein rendah lemak agar nilai gizinya lebih seimbang.

Pada akhirnya, para ahli menegaskan tidak ada "pemenang" di antara nasi, kentang, maupun pasta. Ketiganya sama-sama dapat mendukung pola makan sehat apabila dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai dan diolah dengan cara yang tepat.

Yang lebih penting adalah memperhatikan kualitas pola makan secara keseluruhan, misalnya dengan mengombinasikan

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya