SAAT menjalani program diet, banyak orang justru menghindari buah karena menganggap kandungan gulanya bisa membuat berat badan sulit turun. Padahal, buah mengandung gula alami yang berbeda dengan gula tambahan pada makanan olahan.
Selain kaya vitamin dan mineral, buah juga mengandung serat serta air yang tinggi sehingga dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Dengan begitu, keinginan untuk ngemil makanan tinggi kalori pun bisa berkurang.
Dilansir dari Good Rx, berikut 6 beberapa buah yang cocok dikonsumsi saat diet:
Apel menjadi salah satu buah favorit untuk diet karena rendah kalori dan tinggi serat. Serat, terutama yang terdapat pada kulit apel, dapat membantu memperlambat proses pencernaan sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama.
Jambu biji merupakan salah satu buah dengan kandungan serat paling tinggi. Selain mengenyangkan, buah ini juga kaya vitamin C yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh.
Markisa mengandung serat yang tinggi sehingga membantu mengontrol rasa lapar. Buah ini juga memiliki antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh.
Pir memiliki tekstur renyah dan rasa manis alami. Kandungan seratnya yang tinggi membuat buah ini cocok dikonsumsi sebagai camilan saat menjalani program penurunan berat badan.
Stroberi mengandung sekitar 91 persen air sehingga membantu tubuh tetap terhidrasi sekaligus memberikan rasa kenyang lebih lama. Rasanya yang manis alami juga bisa menjadi alternatif pengganti camilan manis.
Meski rasanya manis, semangka mengandung sekitar 92 persen air dan rendah kalori. Buah ini cocok dijadikan camilan segar saat cuaca panas sekaligus membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
Agar manfaat buah lebih optimal untuk membantu menurunkan berat badan, perhatikan beberapa hal. Salah satunya konsumsi buah utuh dibandingkan jus agar kandungan serat tetap terjaga.
Kemudian, kamu juga perlu menjadikan buah sebagai camilan di sela waktu makan. Kamu juga harus padukan buah dengan sumber protein, seperti yogurt tanpa gula atau kacang-kacangan, agar kenyang lebih lama. Terakhir, batasi tambahan gula, susu kental manis, atau sirup saat mengolah buah.
(Djanti Virantika)