STRES ternyata bisa bikin sakit asam lambung atau GERD kambuh. Kamu yang menderita penyakit ini pun wajib mengetahui cara mengelolanya agar GERD bisa teratasi saat kambuh.
Selama ini, GERD memang kerap dikaitkan dengan pola makan. Namun ternyata, stres justru menjadi salah satu pemicu utama kambuhnya GERD.
Perawat bernama Rizal melalui akun X miliknya, @afrkml membagikan edukasi mengenai penyebab GERD yang sering disalahpahami masyarakat. Menurutnya, banyak orang mengira makanan menjadi penyebab utama asam lambung kambuh. Padahal, stres yang tidak terkelola juga dapat memicu munculnya gejala.
“Banyak orang mikirnya ke makanan, padahal kebanyakan orang justru stres yang nggak terkelola lah pemicu utamanya,” tulis Rizal.
Selain mengelola stres, Rizal juga membagikan dua kebiasaan sederhana yang bisa diterapkan untuk membantu mengurangi risiko GERD kambuh. Ia menyarankan untuk mulai membiasakan tidur dengan posisi miring ke kiri.
Selain itu, ia mengingatkan agar tidak langsung berbaring setelah makan. Penderita GERD harus bergerak selama 15 sampai 30 menit setelah makan.
“JANGAN rebahan sehabis makan! Mending duduk santai aja dulu, berdiri, atau jalan-jalan 15–30 menit setelah makan. Lebih aman & bermanfaat,” jelasnya.
Karena stres juga menjadi salah satu faktor pemicu GERD yang dibahas, Rizal pun menyarankan beberapa kebiasaan untuk mengelola stress. Salah satunya adalah memiliki setidaknya satu hobi yang konstruktif dan membuat pikiran lebih rileks.
Kamu juga bisa mengelola stress dengan cara terbiasa menulis jurnal (journaling). Kemudian, latih mindfulness dan memahami konsep dikotomi kendali juga penting dilakukan.
Ada juga cara lain dengan perbanyak aktivitas fisik dan rutin berolahraga. Kamu juga bisa latihan pernapasan dalam atau relaksasi setiap hari. Cara lainnya adalah hindari kebiasaan begadang, punya setidaknya satu orang yang bisa diajak bercerita, dan biasakan melakukan self-talk yang lebih positif.
(Djanti Virantika)