Slime bisa dibentuk jadi apa saja, dan si kecil bisa melakukan apa saja dengan slime tersebut. Mereka bisa menggulung, menumpuk, meremas, dan memipihkannya. Ini semua contoh dari kemampuan motorik halus yang lagi bekerja.
Perkembangan motorik halus ini membantu meningkatkan koordinasi mata dan tangan, bahkan memperkuat tangan-tangan mungil mereka. Ini jadi salah satu manfaat terbesar dari bermain slime!
Kalau Mom mengajak si kecil ikut proses membuat slimenya, mereka bisa belajar banyak soal sains dan matematika. Sambil mencampur resep slimenya, mereka bakal belajar pecahan, sebab-akibat, dan bahkan ilmu kimia dasar. Ini cara yang asyik buat mengajarkan anak keahlian penting yang kadang dianggap membosankan!
Apa pun resep slime yang Mom bikin, hampir semua indera anak akan terangsang. Enggak cuma pengalaman sensoris peraba saja, karena ada warna, suara-suara menenangkan, hingga wangi yang khas!
Tentunya bermain slime bikin makin kreatif. Sifat slime yang tak beraturan dan gampang dibentuk bikin anak di usia berapa pun bisa punya kendali penuh atas kreativitasnya. Kebebasan berekspresi ini sudah bisa dimulai sejak proses pembuatan slimenya.