Air Fryer Bisa Menyebabkan Kanker? Ini Faktanya!

Agustina Wulandari , Jurnalis
Minggu 28 Juni 2026 13:05 WIB
Ilustrasi air fryer. (Foto: dok Freepik)
Share :

Minyak goreng, bahkan yang sehat seperti minyak zaitun sekali pun, mengandung kalori yang tinggi. Saat kamu melakukan deep frying (menggoreng dengan minyak banyak), kalori akan menumpuk dengan cepat. 

Makanan yang digoreng juga berisiko tinggi mengandung lemak trans yang bisa meningkatkan kolesterol jahat (LDL) serta risiko penyakit jantung, strok, dan diabetes. Dengan air fryer, kamu hanya butuh sekitar satu sendok makan minyak. Ini bisa memangkas kalori hingga 80 persen dibandingkan metode deep frying.

Bisa Mengurangi Akrilamida

Akrilamida adalah bahan kimia yang terbentuk selama proses memasak dengan suhu tinggi. Walaupun penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan, beberapa studi pada hewan menunjukkan bahwa akrilamida dalam dosis tinggi bisa memicu kanker. 

Kabar baiknya, sebuah studi menunjukkan bahwa penggunaan air fryer dapat mengurangi senyawa akrilamida hingga 90 persen, meskipun sejumlah kecil senyawa tersebut mungkin masih tersisa.

Risiko Kesehatan yang Perlu Diperhatikan

Apakah air fryer bisa menyebabkan kanker? Beberapa studi menunjukkan bahwa menggunakan air fryer untuk memasak ikan dapat meningkatkan kadar produk oksidasi kolesterol (COPs) yang dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, kanker, dan kondisi medis lainnya.

Selain itu, ada juga kekhawatiran tentang Polycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAHs), yakni karsinogen yang dihasilkan sebagai asap saat makanan dimasak pada suhu tinggi. PAHs memang bisa terbentuk selama proses air frying, tetapi jumlahnya jauh lebih sedikit karena minyak yang digunakan sangat minim.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya